Home > Services (Bahasa Indonesia)
PT Zetalink Technology Indonesia menyediakan berbagai macam layanan rekayasa elektronik untuk merancang sebuah produk baru. Kami mempunyai keahlian khusus dalam bidang sistem yang menggunakan mikrokomputer dan beroperasi dengan baterai, sistem sinyal, komunikasi suara dan lain sebagainya.
Kami telah memiliki pengalaman yang cukup dalam sistem sinyal dengan tegangan rendah seperti sistem panggilan untuk dokter atau perawat dalam rumah sakit, alarm kebakaran, alaram keamanan, monitor produksi dalam industri, inventarisasi dalam gudang, panel tampilan besar dan lain-lain.
Kami dapat mengerjakan proyek mulai dari konsep, perbaikan hingga kesiapan untuk produksi, termasuk perancangan rangkaian, pengembangan perangkat lunak sistem mikrokomputer, perancangan PCB, pembuatan prototipe dan pengujiannya, pembuatan daftar komponen untuk produksi, pembuatan dokumentasi untuk produksi seperti dokumen dengan gambar berwarna untuk proses perakitan secara manual atau dokumen yang menentukan lokasi dari masing-masing komponen untuk proses perakitan secara otomatis. Kami juga memiliki kemampuan untuk membuat prototipe dengan komponen SMT (Surface Mount Technology).Kami telah berpengalaman membuat sistem mikrokomputer dengan menggunakan produk dari Freescale (Motorola) yaitu keluarga MC68HC05 dan MC68HC08, Microchip PIC, Zilog eZ80, Atmel AVR dan Texas Instruments MPS430 dengan menggunakan bahasa pemrograman Assembler, Forth dan C. Selain itu kami juga telah membuat program untuk PC (Personal Computer) untuk mendukung dan menguji sistem mikrokomputer yang kami rancang dengan menggunakan bahasa Visual Basic dan C++.
Kami berada di lokasi di mana tenaga kerja mempunyai daya saing yang cukup handal sehingga harga yang ditawarkan sangat bersaing. Jalur komunikasi melalui internet memungkinkan kami memiliki pelanggan dari belahan dunia lain di antaranya Amerika Serikat, Jerman dan Australia.Contoh-contoh produk yang didisain dan dikembangkan oleh Zetalink untuk klien-klien.
Dalam sistem panggilan-perawat untuk Rumah Sakit, kami telah merancang semua alat atau station yang ditempatkan dalam ruang pasien, toilet, ruang periksa dan ruang jaga perawat. Kebanyakan dari alat ini menggunakan mikrokontroler yang dapat berkomunikasi melalui LAN (Local Area Network) dengan sebuah PC yang dilengkapi dengan sebuah program khusus sehingga dapat mengolah panggilan, memberi tahu perawat dan lain sebagainya.
Foto di atas adalah salah satu antar-muka (interface) yang menghubungkan Pusat Sistem Panggilan Perawat, PC, jalur telpon dan jaringan alat pada ruang pasien. Antar-muka ini mengkonversi RS-232 ke RS-485 dengan komunikasi dua arah, dengan pemisahan data sesuai dengan aturan UL1069. Selain komunikasi data, alat ini juga mampu mengolah komunikasi suara.
Setiap ruangan memiliki pengendali sendiri yang memantau apakah ada tombol pasien, staf atau bahaya (dalam toilet) yang ditekan. Sebuah oengendali dalam satu ruangan dapat mengolah hingga empat orang pasien, jika kurang dari empat maka masukan yang masih tersedia dapat digunakan untuk fungsi lain.
Gambar di atas adalah sebuah pengendali sebuah ruangan. Lima buah lampu dengan warna yang berbeda dapat dipasang di mana setiap warna dapat mewakili peringatan tersendiri. Sebagai penutup digunakan plastik buram (translusen) untuk menyebar-ratakan terangnya cahaya lampu. Alat ini telah diproduksi selama delapan tahun dan telah dipasang pada beberapa rumah sakit besar di Amerika Serikat, Kanada dan Singapura.
Sebuah alat panggil sederhana seperti tampak pada gambar di atas dihubungkan dengan pengendali ruangan. Alat ini digunakan untuk memanggil perawat jika seorang pasien membutuhkannya. Tali untuk mengaktifkan tombol pada alat ini cukup panjang hingga mencapai lantai. Tombol Reset (tidak terlihat pada gambar) digunakan oleh perawat untuk mematikan panggilan.
Alat panggilan lainnya adalah call-station di mana tidak dibutuhkan komunikasi suara sehingga hanya terdapat tombol untuk pasien guna memanggil perawat seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Alat ini dirancang untuk satu atau dua tempat tidur pasien.
Contoh di atas adalah sistem lengkap panggilan perawat di rumah sakit yang telah dikerjakan oleh Zetalink bagi salah satu pelanggannya. Rancangan ini telah didukung selama bertahun-tahun sejak rancangan selesai, bahkan pelanggan tersebut seringkali meminta adanya perubahan untuk mengolah panggilan khusus dan fitur-fitur baru yang diinginkan.
Sebuah sistem yang hampir sama untuk poliklinik juga telah dikerjakan bagi pelanggan yang sama. Pada sebuah poliklinik besar, pasien datang untuk diperiksa salah satu dokter. Setelah itu mereka akan menunggu di ruang tunggu, saat ruang periksa telah siap pasien akan masuk ke dalamnya. Kemudian sebagai pemeriksaan awal, perawat akan datang untuk pemeriksaan awal seperti mengukur berat badan, tekanan darah dan lain-lain. Selanjutnya pasien akan menunggu kedatangan dokter yang akan memeriksanya. Setelah pemeriksaan selesai, pasien akan keluar dari ruang dan tanda bahwa ruangan tersebut harus dibersihkan atau disiapkan untuk pasien berikutnya dinyalakan. Keadaan ruang periksa berganti-ganti (siap digunakan, pasien masuk, pemeriksaan awal, menunggu dokter, pasien keluar dan ruang harus disiapkan). Lampu di atas pintu ruang periksa dengan warna yang berbeda menunjukkan keadaan dari ruang periksa. Hal ini dikendalikan oleh sebuah alat pemantau ruang yang berbasis mikrokontroler.
Keadaan ruang periksa ditampilkan pada sebuah alat panggilan sederhana. Pergantian keadaan ruang periksa dari kosong setelah pasien keluar menjadi harus disiapkan untuk pasien berikutnya berubah dengan menekan tombol ROOM di alat room-status station (seperti terlihat pada gambar di bawah). Beberapa keadaan membutuhkan penekanan tombol sebanyak dua kali untuk menghindari kesalahan penekanan dari pasien. Tombol tambahan terdapat pada alat panggil perawat untuk mendapatkan bantuan jika terjadi keadaan darurat.
Pusat pemberitahuan (gambar bawah) dapat menampilkan keadaan dari sejumlah ruang periksa atau banyaknya pasien yang menunggu seorang dokter.
Gambar di atas adalah bagian depan dari alat yang menunjukkan ruang periksa tidak terpasang. Ada 90 buah LED dan semua ini dikendalikan oleh sebuah mikrokontroler dalam sebuah PCB yang digabungkan di belakang PCB LED (gambar bawah). Alat ini menerima perintah melalui jaringan untuk menampilkan LED dengan beberapa jenis kedipan yang berbeda. Sebuah sinyal suara juga dapat dihidupkan dari jarak jauh (melalui perintah).
Alat lain dalam sistem klinik ini(gambar bawah) adalah untuk mengolah kedatangan pasien untuk menunggu dokter. Tombol-tombol untuk pasien dihubungkan ke alat masukan (tidak terlihat).
Untuk mengelola pengembangan dari jaringan alat yang rumit, dibutuhkan sebuah simulasi jaringan dari sistem secara lengkap yang dapat menjalankan beberapa jenis alat secara bersamaan seperti pada keadaan sesungguhnya. Panel di bawah ini telah kami gunakan untuk mengembangkan dan memeriksa rancangan sistem panggilan dalam klinik.
Sistem panggilan dalam klinik seperti yang telah dijelaskan dirancang mulai dari spesifikasi di atas kertas hingga sistem terpasang pada klinik besar di Universitas of Colorado (Amerika Serikat) dalam waktu kurang lebih 10 bulan. Dalam waktu yang relatif singkat ini telah dirancang 4 buah alat berbasis mikrokontroler, protokol jaringan yang khusus, 8 buah PCB dan dokumen untuk masing-masing alat.

(c) Copyright 2003 PT. Zetalink Technology Indonesia